BAB 15- Bab 16
KONFLIK & Negosiasi
Konflik
·
Definisi
Konflik :
Sebuah
proses yang dimulai ketika satu pihak memiliki persepsi bahwa pihak lain telah
memengaruhi secara negatif, atau akan memengaruhi secara negatif, sesuatu yang
menjadi kepedulian atau kepentingan pihak pertama
·
Perkembangan
Pemikiran tentang Konflik :
Ada
beberapa pandangan mengenai konflik, yaitu
1.
Pandangan
Tradisional
Keyakinan
bahwa semua konflik berbahaya dan harus dihindari. Pandangan bahwa semua
konflik buruk tentu saja merupakan sebuah pendekatan sederhana dalam mengamati
perilaku orang yang menciptakan konflik
2.
Pandangan
Hubungan Manusia
Keyakinan
bahwa konflik adalah konsekuensi yang alamiah dan tak terhindarkan dalam
kelompok manapun.
3.
Pandangan
Interaksionis
Keyakinan
bahwa konflik bukan hanya merupakan daya positif dalam sebuah kelompok tetapi
juga merupakan keniscayaan yang mutlak bagi sebuah kelompok untuk dapat
berkinerja secara efektif.
·
Proses
Konflik :
Proses
konflik dapat dipahami sebagai sebuah proses yang terdiri atas 5 tahapan, yaitu
:
1.
Tahap
1 : Potensi Pertentangan atau Ketidakselarasan
Munculnya
kondisi-kondisi yang menciptakan peluang bagi pecahnya konflik. Kondisi-kondisi
tersebut tidak mesti mengarah langsung ke konflik, tetapi salah satu darinya
diperlukan jika konflik hendak muncul.
2.
Tahap
2 : Kognisi dan Personalisasi
Konflik
yang dipersepsi yaitu kesadaran oleh satu atau lebih pihak akan adanya
kondisi-kondisi yang menciptakan peluang munculnya konflik. Konflik yang
dirasakan yaitu keterlibatan emosional dalam sebuah konflik yang menciptakan
kecemasan, ketegangan, frustasi atau rasa bermusuhan.
3.
Tahap
3 : Maksud
Mengintervensi
antara persepsi serta emosi orang dan perilaku luaran mereka. Maksud adalah
keputusan untuk bertindak dengan cara tertentu
4.
Tahap
4 : Perilaku
Tahap
perilaku ini meliputi pernyataan, aksi, dan reaksi yang dibuat oleh pihak-pihak
yang berkonflik. Perilaku konflik ini biasanya merupakan upaya kasat mata untuk
mengoperasikan maksud dari masing-masing pihak.
5.
Tahap
5 : Akibat
Akibat
fungsional, bagaimana konflik bisa menjadi suatu penggerak yang meningkatkan
kinerja kelompok ? ada beberapa contoh
kasus dimana tingkat konflik yang rendah atau sedang dapat meningkatkan
efektivitas sebuah kelompok.
Negosiasi
·
Definisi Negosiasi :
Sebuah proses dimana dua pihak atau lebih melakukan
pertukaran barang atau jasa dan berupaya untuk menyepakati nilai tukarnya.
·
Strategi Tawar-menawar :
Terdapat dua pendekatan umum terhadap negosiasi yaitu :
tawar menawar distributif dan tawar menawar integratif. Kedua pendekatan ini
diperbandingkan tawar menawar distibutif dan integratif berbeda dalam hal
tujuan, motivasi, fokus, kepentingan, pembagian informasi, dan durasi hubungan.
·
Departementalisasi :
Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara
bersama-sama departementalisasi
berfungsi yang dapat digunakan disemua jenis organisasi, hanya saja, fungsi
tersebut dapat digunakan disemua jenis organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar